7. Pertimbangkan Keamanan: Desain lampu sorot sebaiknya mempertimbangkan aspek keamanan, termasuk kualitas kabel dan konektor yang digunakan. Pastikan instalasi listriknya aman dan sesuai dengan standar keamanan setempat.
8. IP Rating yang Tepat: Sesuaikan IP rating (International Protection rating) dengan kondisi lingkungan tempat lampu sorot akan dipasang. IP rating menunjukkan sejauh mana lampu dapat melindungi dari debu dan air.
9. Kemudahan Perawatan: Rancang lampu sorot agar mudah dalam perawatan. Misalnya, memudahkan penggantian bola lampu atau aksesibilitas ke komponen-komponen lainnya.
10. Pencahayaan yang Terukur: Pertimbangkan rancangan pencahayaan yang terukur.
Anda bisa menggunakan teknik pencahayaan yang menciptakan efek dramatis atau hanya memberikan pencahayaan yang cukup tanpa menciptakan bayangan yang tidak diinginkan.