Sejarah Pemicu Konflik Israel dan Palestina, Bukan Sekedar Persoalan Agama Biasa

photo author
- Rabu, 11 Oktober 2023 | 15:55 WIB
Sejarah Pemicu Konflik Israel dan Palestina. (Instagram/@palestina.merdeka)
Sejarah Pemicu Konflik Israel dan Palestina. (Instagram/@palestina.merdeka)

Konflik semakin memanas ketika negara Israel secara resmi dideklarasikan pada 15 Mei 1948.

Warga Palestina semakin menolak, dan perang Al-Nakba atau "bencana" meletus sebagai akibatnya. Ratusan ribu warga Arab Palestina melarikan diri dari rumah mereka.

Dalam waktu setahun, Israel berhasil menguasai beberapa wilayah Palestina. Salah satu pemicu ketegangan adalah Yerusalem, yang terbagi menjadi dua bagian, dengan wilayah barat dikuasai oleh Israel dan wilayah timur oleh Yordania.

Baca Juga: Kalangkabut, Israel Nekat Gunakan Zat Terlarang Tuk Hancurkan Gaza, Acuh dengan Aturan PBB

Perang Enam Hari

Perang besar antara Israel dan Palestina dimulai ketika Israel melancarkan serangan udara terhadap pangkalan udara Mesir pada tahun 1967.

Pasukan Israel menyerbu Semenanjung Sinai, mengambil alih Jalur Gaza, Tepi Barat, Dataran Tinggi Golan, dan Yerusalem Timur.

Israel kemudian mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota mereka, sedangkan Palestina berharap Yerusalem Timur akan menjadi ibu kota mereka di masa depan. Perundingan atas masalah ini berlangsung selama beberapa tahun.

Meskipun Palestina menolak pemukiman Yahudi di Tepi Barat, lebih dari 600.000 warga Yahudi telah membangun rumah di sana selama 50 tahun terakhir.

Konflik 11 Hari

Pada 10 Mei 2021, Israel melancarkan serangan di Masjid Al-Aqsa sebagai akibat dari ketegangan terkait dengan pemukiman di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

Pasukan Hamas dan Israel saling serang, dan setelah 11 hari intensitas konflik, gencatan senjata disepakati pada 21 Mei 2021 setelah tekanan internasional.

Demikianlah sejarah panjang konflik Israel-Palestina, yang terus berlangsung hingga saat ini.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Fajri Ramadhan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lambannya Perkara Kasus Pelecehan di SD Advent Bekasi

Selasa, 16 Desember 2025 | 13:17 WIB

Terpopuler

X